Chat with us, powered by LiveChat

CARA MEMILIH AYAM PETARUNG YANG BENAR

CARA MEMILIH AYAM PETARUNG YANG BENAR – Halo para pemain ayam petarung kembali lagi bersama saya MitosAyam.com kali ini kita akan membahas cara memilih ayam petarung yang benar, Siapa yang tidaktahu permainan ayam petarung, 2 ayam jantan yang bertarung di dalam arena. Untuk mendapatkan kemenangan pasti nya membutuhkan pilihan ayam petarung yang tepat.

MitosAyam.com akan memberitahukan Cara memilih ayam petarung yang benar,Berikut cara memilih ayam petarung :

ADU AYAM – Bagian Kepala Besar dan Berbentuk Buah Pinang (Bulat Panjang)

Ayam Aduan yang memiliki kepala seperti ini lebih tahan pukul, pintar, dan sulit dipatok. Jika kepalanya berbentuk terlalu bulat, biasanya ayam tersebut bodoh dan mudah dipatok lawan. Kelopak mata juga menjorok ke dalam, sehingga mata ayam bisa terlindung dari serangan lawan dan mata ayam harus jernih ( tidak ada bercak hitam ). Semakin kecil bintik hitam pada bagian mata menandakan jika ayam tersebut memiliki mental yang berani.

Jengger Semakin ke Belakang Semakin Tinggi dan Tebal

Ayam aduan yang memiliki ciri-ciri tersebut memiliki mental yang bagus. Jika jengger terlihat tebal di depan dan semakin kecil ke belakang maka ayam tersebut bermental buruk. Jika jengger ayam aduan berbelah tiga, maka ayam tersebut bermental sangat bagus.

SABUNG AYAM ONLINE – Paruh Ayam Melengkung Seperti Paruh Elang dan Keras

Ayam aduan yang memiliki paruh yang kuat dan tidak mudah patah dipercaya bisa dengan mudah menjewer lawannya. Paruh yang keras adalah paruh yang memiliki garus cekung dari pangkal ke ujung yang semakin kecil dan paruh yang bercorak garis hitam mendapatkan poin plus.

Leher Ayam Berbentuk Huruf ‘R’

Jika leher ayam aduan berbentuk huruf seperti ini, merupakan ayam melakukan kontrol dengan baik, tidak mudah terkena pukulan dan bisa dengan mudah melakukan penguncian leher lawan. Hindari leher ayam berbentuk angka ‘2’. Kelemahan ayam dengan leher berbentuk angka ‘2’ cenderung lebih mudah dipukul pada lehernya karena pangkal leher yang menonjol. Selain itu, ayam juga sulit melakukan penguncian jika mendapat gandeng dengan ayam berleher ‘r’.

Dada Berbentuk Bidang dan Postur Tegak

Bagian dada lebih besar jika dibandingkan dengan bagian belakang sehingga mudah menahan pukulan lawan. Jika bagian belakang lebih besar, ayam akan kesulitan untuk menahan pukulan lawan. Poin plus jika bagian bulu dada ayam terlihat lebar-lebar dan berwarna kemerahan.

S1288 – Kepak Sayap yang Rapat, Panjang, dan Tidak Turun Kebawah

Sayap seperti ini bisa melindungi tubuh ayam dari pukulan lawan. Pada bagian tulang sayap jika diraba terasa tebal dan terasa melawan saat sayapnya ditarik. Poin plus jika pada bagian ujung sayap memiliki satu bulu berwarna putih dan bulu lainnya berwarna hitam.

Tulang Dada Ayam Panjang dan Tebal Saat Diraba

Jika ayam petarung memiliki ciri seperti ini menandakan bahwa ayam tersebut memiliki nafas yang lebih baik dibandingkan dengan ayam bertulang dada pendek. Tulang dada yang tebal menguntungkan ayam karena lebih tahan terhadap pukulan lawan.

Pangkal Ekor (Sapit Urang) Besar, Keras, dan Rapat

Untuk mengetahuinya dengan meraba bagian sambungan pangkal ekor dan badan ayam. Semakin rapat sambungan antara pangkal ekor ayam dan badan akan membantu keseimbangan ayam pada saat bermanuver seperti lompat menghindar, balik badan, ataupun balik menyerang.

Paha Ayam Berbentuk Gepeng atau Tidak Bulat

Jika dilihat dari samping paha ayam tampak lebih lebar dibandingkan dengan tampak depan. Keunggulannya adalah gerakan kaki ayam yang lebih fleksibel dalam melakukan gerakan atau pukulan.

Tengkuk Kaki Ayam Aduan Berbentuk Siku

Semakin siku tengkuk kaki ayam, maka akan semakin bagus. Dengan begitu ayam memiliki lompatan dan pukulan yang kuat untuk menjatuhkan lawannya.

Bagian Kaki Besarnya Seimbang dengan Ukuran Badan

Jika ayam aduan memiliki ukuran ayam petarung yang seimbang antara kanan dan kiri. Jika ayam bertipe pukul pilih jalu yang dobel dengan tonjolan jalu besar walaupun tidak panjang. Ukuran kaki bisa berbentuk bulat ataupun belimbing, yang penting kering dan keras. Jika ayam diangkat maka posisi kaki dan jari kaki jatuh kebawah (tidak melawan / menggantung).

Jari Kecil dan Panjang (Merit) Semakin Keujung Semakin Meruncing

Akan lebih baik jika pada sisik jari ayam terdapat sisik jari yang pecah dibagian ujungnya. Itu dinamakan ‘tanjung karang’ dan jika terkena pukulananya dapat menyakiti lawan. Jika telapak kaki ayam terdapat tonjolan seperti batu.

Seperti ulasan diatas diharapkan para pemula ayam petarung bisa menerapkannya saat memilih ayam aduan. Agar ayam aduan yang dipilih adalah ayam aduan berkualitas juara. Setelah berhasil menemukan ayam aduan yang memiliki ciri-ciri fisik seperti diatas, langkah selanjutnya adalah rutin melatih ayam tersebut dan tentunya juga harus diimbangi dengan perawatan yang baik.

WWW.MITOSAYAM.COM
KAMI MENYEDIAKAN :
10% BONUS NEW MEMBER LANGSUNG
100% BONUS WIN 1×24 jam
15% BONUS REFERRAL AWAL & BULAN
10% BONUS CASHBACK DI SETIAP MINGGU

You might also like

Comments are closed.